Inspirasi Membuka Usaha

Senin, November 16, 2009

Dalam sebuah seminar kewirausahaan terbeber fakta, betapa banyak orang ingin berhenti jadi karyawan, dan kemudian mulai buka usaha sendiri. Ada yang sudah siap dengan modal plus perencanaan yang rumit. Ada yang baru berbekal dengan gagasan semata. Namun ada pula yang punya banyak uang tapi bingung mau diapain, masih banyak yang kabur serta tak tahu bagaimana dan dari mana harus memulai.

Banyak usahawan sukses karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha. Berikut beberapa trik/cara yang umumnya mereka pakai. Namun tidak ada jaminan anda akan berhasil dengan cara-cara berikut, Meski demikian, kini anda punya banyak alternatif dan bisa mengambil inspirasi dari masing-masing cara itu.

1. Penuhi Kebutuhan Konsumen.
Ini merupakan cara buka usaha yang paling umum. Jika di kantor anda membutuhkan layanan katering, buka usaha katering. Jika warga di sekitar rumah membutuhkan jasa binatu, wartel, warnet, rental komputer, kursus dan usaha lainnya sesuai kebutuhan mereka tadi. Kuncinya, kenali kebutuhan konsumen lalu penuhi dengan harga, kualitas produk dan pelayanan yang baik. Usaha berdasarkan kebutuhan konsumen yang nyata adalah hal prinsip dari semua jenis usaha.


2. Jual Keunikan.
Jika Anda lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal baru yang berhasil anda kreasikan. Banyak usaha baru dimulai dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan program baru. Jika berhasil menciptakan program komputer baru misalnya, jangan ragu mematenkan dan menjualnya. Penemuan baru (apalagi bila khas dan unik) sangat berpeluang menembus pasar.


3. Duplikasi Usaha Lain.
Bagi mereka yang merasa dirinya kurang kreatif dan inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar di mana-mana. Bahkan di depan mata. Anda hanya perlu membaca peluang, mengukur potensi dan berani mengambil risiko. Misalnya di depan kampus A usaha fotokopi laris, apa salahnya menyainginya di tempat yang sama.? Anda cukup "memfotokopi" usaha itu, plus memberi sedikit nilai lebih (harga, pelayanan, kecepatan, keramahan). Siaplah untuk bersaing.!

4. Beri Fasilitas Tambahan.
Mirip cara sebelumnya, namun perlu sedikit sentuhan kreatifitas. Misalnya tetangga anda membuka penyewaan play station, anda masih bisa menyainginya dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran (bar, warnet, wartel, makanan siap saji, dll) dilokasi yang sama. Hampir setiap waktu ada saja jenis usaha yang lagi ngetren. Sedikit fasilitas tambahan, anda pun akan siap bersaing dengan yang lebih dulu ada.

5. Jual Ketrampilan.
Jeli mengenali bakat orang? Itu pun awal bisnis yang menantang. Banyak orang berbakat yang (jika dikembangkan dan diberi tempat) bisa dijual lebih mahal. Tempat-tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, pasar, mal-mal, adalah gudangnya orang berbakat. Ambil 2-3 pemangkas rambut berbakat dari salon-salon kecil, sewakan tempat yang bagus, lengkapi dengan alat, beri brand yang khusus dan suntik dengan sistem pelayanan yang sempurna. Anda pun kini sudah memiliki sebuah usaha pemangkas rambut yang eksklusif.

6. Jadi Agen.

Mirip dengan sebelumnya, anda bisa membuka kantor keagenan atau biro yang menyediakan jasa atau layanan spesifik. Misalnya agen modeling, fotomodel, penyanyi berbakat, head hunter, pengisi acara hiburan, biro jodoh, baby sister, dll. Untuk usaha ini anda perlu pengalaman dan relasi. Tetapi anda bisa tangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang berbakat didalamnya.


7. Jual Barang Second.
Masih sedikit yang peka dengan usaha ini. Barang second dengan nilai historis tertentu bisa punya harga tinggi. Anda bisa memburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak dipakai lagi dan menjualnya di tempat lain dan dengan harga spesial. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha sampai jenderal yang punya selera berpakaian dan beraksesoris mahal di negeri ini. Anda tidak akankekurangan barang.

8. Buka Kantor.
Semisal Anda berlatar belakang profesi seperti dokter, akuntan, pengacara, notaris, desainer, trainer, ataupun konsultan. Jika sekarang masih jadi 'pekerja' di perusahaan orang, siap-siaplah merintis buka kantor sendiri. Kurang modal dan SDM.? Ajak kolega atau teman seprofesi untuk patungan modal. Juallah skill dan pengalaman Anda. Jika reputasi bagus, relasi banyak. Jangan kuatir kekurangan klien.

9. Jalankan Network-Marketing (MLM).
Bisnis ini sangat prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi alternatif. Masih banyak orang yang ketakutan memasuki bisnis MLM ini karena tidak memahami sistemnya. Direct Selling dan Multi Level Marketing yang juga dikenal dengan Network Marketing sering disebut people franchise atau waralaba pribadi. Modalnya murah meriah, namun sudah didukung produk yang berkualitas bagus, sistem pemasaran, pelatihan dan jenjang karier. Bahkan sebagian perusahaan memberikan royalti dan asuransi bagi membernya yang mencapai level tertentu. Sebagian perusahaan memberi kesempatan member mendirikan perseroan sendiri (Authorized Distributor / AD), Distribution Center (DC) atau stockist yang akan memberikan keuntungan lebih. Namun dalam memilih Bisnis MLM harus waspada.! Hindari bisnis MLM yang menggunakan skema piramid atau money game yang berkedok MLM. Pilihlah perusahaan MLM yang jelas bergabung dengan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia).

10. Beli Waralaba.
Yang modalnya lumayan besar, tapi tak mau repot pikirkan usaha yang sama sekali baru. Membeli waralaba (franchise) bisa jadi pilihan. Waralaba merupakan jenis usaha yang relatif terstandarisasi. Butuh kejelian membaca waralaba mana yang bagus. Berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini makin banyak pilihan waralaba, yang butuh modal besar atau sedang-sedang saja.


11. Beli Usaha Prospektif.
Ada pula usaha tertentu punya keunikan dan SDM bagus yang prospek kedepannya cerah, sayang untuk berkembang lebih jauh usaha itu tidak punya modal lebih. Jika modal anda cukup besar, dan menurut kalkulasi usaha itu bisa dikembangkan lebih pesat lagi, anda bisa membelinya. Cara ini relatif lebih mahal, tetapi lumayan disukai investor tulen.


12. Beli Usaha Sekarat.

Banyak usaha sekarat bukan karena tidak ada prospek, namun semata-mata karena manajemennya ambaradul. Jika Anda cukup jeli memetakan prospek kedepannya dan cukup pengalaman merekayasa ulang usaha, maka inilah peluang menarik. Usaha seperti ini bisa dibeli dengan harga relatif murah, kadang malah seperti harga "grosir". Namun ingat, biaya pemolesannya harus dikontrol.

13. Buka Lokasi.

Beberapa usaha cepat sekali berkembang karena faktor lokasi. Semisal, ada pembangunan perumahan mewah di daerah pinggiran, jika perumahan itu laku, umumnya perekonomian di situ akan cepat berkembang. Fasilitas pendukungakan makin banyak dibutuhkan. Nah, layani warga setempat dengan produk atau jasa yang sangat mereka butuhkan. Jangan lupa, pilihlah lokasi yang paling strategis ditempat tersebut.


14. Usaha Bersama.

Kadang usaha tertentu bisa lebih bagus jika didirikan dan dikelola bersama-sama. Semisal anda kuper, tapi jago masak masakan asing, sementara teman dekat anda jago melobi dan punya relasi luas, bisa saja secara bersama-sama buka usaha restoran. Kelebihan masing-masing bisa saling memperkuat usaha baru, sekaligus memperbesar basis modal.


Demikian beberapa petunjuk (cara) untuk membuka sebuah bisnis ini, akan tetapi semua cara tersebut dapat berhasil bila tergantung dari niat dan kemauan anda untuk memulai sebuah usaha, cara untuk mengaplikasikannya tergantung dari peluang yang akan dikembangkan.***

 
BANUA BARU © 2011 | Designed by banuabaru